Lapindo Victims Portal

... Information Center about the Victims of Lapindo Mudflow Disaster

Tuesday
Apr 21st
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

GMKI Mendukung Korban Lapindo

E-mail Print PDF
User Rating: / 3
PoorBest 
Sabtu (8/11) lalu, Gerakan Mahasiswa kristen Indonesia (GMKI) menggelar Konggres ke-31 di Jl Ketintang Madya 26 Surabaya. Dalam Kongres yang bertema "Berdirilah Teguh, jangan Goyah" ini diadakan sesi khusus, yakni; testimoni korban Lumpur Lapindo yang disampaikan oleh Ahmad Novik (27 tahun) dan Mundir Dwi Ilmiawan (30 tahun). Novik mewakili warga Kedungbendo di dalam peta dan Iwan mewakili warga Permisan di luar peta yang juga merasakan dampak lumpur.

Novik menuturkan sulitnya menuntut uang sisa aset mereka yang baru dibayar 20% sementara Iwan menceritakan usaha tambaknya yang merugi karena kali Porong tercemar lumpur.

Meski pola pembayaran 20%-80% telah diatur dalam perpres 17/2007 namun Lapindo hanya membayar 20 % dan itupun baru sebagian yang dibayar sementara yang 80% belum sama sekali dibayar. Beruntung Novik telah menerima 20 % dan dia mengisahkan bagaimana Lapindo mangkir; 80% yang mustinya dibayar setelah uang kontrakan abis beberapa bulan lalu hingga kini belum dibayar. Presiden sebagai pihak yang mengeluarkan Perpres diam saja ketika Lapindo Brantas mengingkari skema ini.

"Hampir tiga tahun kami ditelantarkan, tanpa ada kepastian kapan kami bisa kembali hidup normal seperti dulu" tutur Novik.

Kondisi warga luar peta tak kalah buruk, Iwan misalnya, harus banyak rugi ketika tambaknya semakin lama semakin turun produksinya. Kondisi buruk ini, yang bikin Iwan geram dan memaki ketidakmampuan pemerintah melindungi warganya.

"Bagi saya Presiden sudah tidak becus melaksanakan tugasnya" kata Iwan dengan nada tinggi. Iwan juga menantang mahasiswa yang ada disitu untuk terlibat dalam penanganan permasalahan korban Lapindo. "Kalau memang takut untuk bergerak membantu perlawanan korban Lapindo, lebih baik tanggalkan status kemahasiswaan kalian".

Peserta Kongres sendiri pada sesi tanya jawab, lebih banyak memberikan dukungan bagi perjuangan korban Lapindo, bagi mereka duka korban Lapindo adalah duka Indonesia, karena itu perjuangan Korban juga mesti didukung oleh semua elemen bangsa tidak terkecuali mahasiswa yang telah terlanjur dicap sebagai agen perubahan dalam masyarakat.

Panitia Kongres ini, Yordan Batara-Goa ketika dimintai konfirmasi, menyatakan dukungannya terhadap perjuangan korban. "Saya juga berharap dalam forum kongres ini, dimunculkan hasil yang bisa memberi solusi bagi pergumulan warga yang menjadi korban." [re/mam]

 

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Kanal Radio

Masa Kontrak Habis

Picture :

Video : My Home

Aku Mau Pulang - Tragedi Lumpur Lapindo

Statistic

Members : 99
Content : 354
Web Links : 22
Content View Hits : 93122

Whois Online

We have 4 guests online